Career Insight Chapter SV 2025

05 Januari 2026

Career Development and Assessment (CDA) IPB University kembali menghadirkan Career Insight Chapter Sekola Vokasi pada Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang berbagi dan pembelajaran bagi mahasiswa Sekolah Vokasi IPB untuk memahami dinamika dunia kerja, mengenali potensi diri, serta mengeksplorasi berbagai pilihan jalur karier melalui pengalaman langsung para alumni dan praktisi. Pada kesempatan ini, hadir dua narasumber yang tak hanya inspiratif, tetapi juga memiliki rekam jejak kuat dalam dunia profesional: Zakky Ahmad Wahyudi, Direktur ACC HA SV IPB, Founder & Chairman - Indonesia Quality Institution (IQI) dan Muhammad Al Farissy, Ketua Umum HIPMI Kota Bogor, CEO PT Prima Jaya Cemerlang.

Acara dibuka oleh Asisten Direktur Pengembangan Karier dan Kewirausahaan CDA IPB, Rici Triharin Pranata, S.KPm., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada para narasumber atas kolaborasi yang telah terjalin bersama CDA IPB. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini disiarkan secara daring melalui YouTube agar dapat diakses oleh mahasiswa dan alumni secara lebih luas. Pada kesempatan tersebut, beliau memaparkan sistem career mapping IPB yang mengelompokkan minat karier mahasiswa ke dalam empat jalur utama, yaitu profesional, wirausaha, akademik atau peneliti, serta politisi atau birokrat. Melalui proses asesmen dan pendampingan, mahasiswa diarahkan untuk mengikuti program pengembangan karier yang selaras dengan minat dan potensinya. Beliau turut menyoroti sejumlah layanan CDA IPB, seperti CV Builder dengan sistem penilaian berbasis standar perusahaan nasional dan internasional, program pelatihan hard skill dan soft skill gratis bagi alumni yang belum memperoleh pekerjaan hingga enam bulan setelah lulus, serta fasilitasi magang dan jejaring industri.

Sesi materi pertama disampaikan oleh Muhammad Al Farissy (Kang Faris) yang membagikan perjalanan karier dan kewirausahaannya sejak menempuh pendidikan D3 di IPB hingga terlibat dalam berbagai peran profesional dan organisasi. Mengusung tema “Mumpung Masih Muda”, beliau mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan waktu dan energi muda sebagai modal penting dalam membangun karier. Beliau menjelaskan tiga jalur kewirausahaan, yaitu by lineage, by fate, dan by design, serta menekankan pentingnya perencanaan yang matang, pola pikir bertumbuh, dan ketahanan mental dalam menghadapi dinamika usaha. Dalam pemaparannya, beliau juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara hard skills, social skills, dan self skills sebagai bekal utama bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia kerja maupun kewirausahaan.

Sesi berikutnya disampaikan oleh Zakky Ahmad Wahyudi (Kang Zaki) yang membagikan perspektif dunia profesional dari sudut pandang kualitas dan pengembangan sumber daya manusia. Berangkat dari pengalaman beliau menempuh pendidikan vokasi hingga menduduki posisi strategis di industri, Kang Zaki menekankan bahwa kualitas, integritas, dan disiplin merupakan fondasi utama dalam dunia kerja. Beliau memaparkan tiga kelompok keterampilan yang perlu dipersiapkan mahasiswa, yaitu core employability skills, future skills, dan personal quality traits. Ketiga aspek tersebut, menurut beliau, harus dibangun secara konsisten melalui kebiasaan sehari-hari, termasuk kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, beradaptasi, serta membangun jejaring dan personal branding secara profesional.

Melalui rangkaian kegiatan Career Insight Chapter Sekolah Vokasi ini, CDA IPB berharap mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai berbagai pilihan jalur karier setelah lulus, baik sebagai profesional, wirausahawan, akademisi, maupun birokrat. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk lebih percaya diri dalam merencanakan langkah karier serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja secara lebih matang dan terarah.

Penulis : Annisa Nur Khofifah