AI Optimization for Career Preparation & Recruitment

-


Artificial Intelligence atau AI saat ini menjadi tren populer karena memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Meskipun demikian, penggunaan AI tetap perlu dilakukan secara bijaksana. Melalui kegiatan Training AI for Career yang dilaksanakan pada Sabtu (18/04), Career Development and Assessment (CDA) IPB University memfasilitasi kegiatan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan AI secara bijaksana, khususnya untuk membantu dalam proses persiapan karir.

CDA IPB University berkolaborasi dengan Telkom Indonesia menghadirkan Mas Arnold, seorang Manager Performance, Risk Mgt & QoS di Telkom Indonesia untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai Artificial Intelligence dan penggunaannya, terkhusus untuk persiapan karir. Sebelumnya, Mas Arnold menjelaskan bagaimana evolusi dari Artificial Intelligence yang sebenarnya sudah ada sejak dahulu, seperti task automation (Google Maps), machine learning (E-commerce), dan kemudian digunakan untuk mengenerasikan gambar atau konten (Generative AI). Selanjutnya Mas Arnold beralih pada penjelasan mengenai bagaimana realita dunia pasca kampus, yang mana akan berhadapan dengan proses pencarian kerja. Penggunaan AI dapat membantu mahasiswa dan fresh graduate untuk mempersiapkan diri dalam memasuki dunia kerja, seperti membantu proses penyusunan CV ATS dan proses latihan wawancara. Namun, masih banyak pengguna yang cenderung melakukan googling dibandingkan prompting ketika menggunakan AI dalam proses persiapan. 

Pada sesi praktik, Mas Arnold menjelaskan bagaimana dapat menggunakan AI dengan menyusun perintah sesuai dengan kebutuhan secara rinci. Salah satunya adalah untuk melihat job opportunity dengan analisis peluang dan relevansi kemampuan yang dimiliki, adapun peserta dapat meminta AI sebagai career advisor dalam proses analisis ini. Selain itu, Mas Arnold juga menjelaskan penggunaan AI untuk membantu proses penyusunan CV untuk keperluan proses rekrutmen. Namun, penting untuk tetap berhati-hati dan melakukan pengecekan ulang dalam penggunaan AI karena rekruter dapat mengetahui secara jelas bagaimana CV yang dibuat dengan menggunakan AI dan tidak.

Selain pengenalan penggunaan AI untuk persiapan karir juga dijelaskan program Digistar Internship oleh Telkom Indonesia yang dapat diikuti oleh mahasiswa minimal semester 5 dan fresh graduate dengan maksimal lama kelulusan 1 tahun. Program ini merupakan kegiatan internship atau magang yang dibuka dengan tujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung dengan mentor-mentor berpengalaman di bidang-bidang strategis. Terakhir, kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab mengenai penggunaan AI untuk persiapan karir oleh para peserta. Hal ini menunjukkan antusias peserta mempelajari penggunaan AI untuk membantu dalam persiapan karir yang lebih baik lagi.