05 September 2026
Direktorat Pengembangan Karier, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni (DPKKHA) IPB melalui Career Development and Assessment (CDA) kembali menyelenggarakan kegiatan English Career Training #2 bertajuk “Speaking with Impact : Interview Skills and Executive Presence secara offline pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan untuk perkembangan soft skills mahasiswa dan alumni, khususnya dalam mempersiapkan diri untuk proses wawancara dan membangun rasa percaya diri, wibawa, serta kredibilitas pada dunia kerja.
Ibu Puji Mudiana selaku Direktur Direktorat Pengembangan Karier, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni (DPKKHA) IPB memberikan dukungan kepada para peserta bahwa kemampuan dalam mempersiapkan diri dalam memasuki dunia kerja tidak dipersiapkan sejak kelulusan, tetapi penting untuk dipers
iapkan sejak masih menjadi mahasiswa. Selain itu, Ibu Puji Mudiana juga menjelaskan bahwa keterbatasan dalam kemampuan berbahasa Inggris tidak menjadi penghalang untuk meningkatkan kemampuan dan nilai diri dalam persiapan memasuki dunia kerja karena akan selalu ada kesempatan untuk meningkatkan kemampuan diri, khususnya dalam berbahasa Inggris.
Pada kesempatan ini, kegiatan English Career Training menghadirkan Moh. Ferry Prihardiputra, praktisi komunikasi, PR Manager di APRW, dan pembawa berita pada TVRI Nasional. Salah satu materi utama yang dibagikan adalah STAR Method, sebuah teknik terstruktur untuk menyampaikan jawaban interview secara jelas, meyakinkan, dan berdampak. Metode ini terdiri atas empat komponen, yaitu Situation, Task, Action, dan Result. Peserta diarahkan untuk terlebih dahulu menjelaskan Situation atau konteks dari pengalaman yang relevan, kemudian menguraikan Task atau tantangan yang dihadapi. Selanjutnya, peserta perlu menjelaskan Action, khususnya kontribusi atau tindakan yang dilakukan secara personal, sebelum menutup jawaban dengan Result berupa hasil atau capaian yang dapat diukur. Penggunaan metode ini membantu peserta menyampaikan pengalaman dengan alur yang lebih terstruktur sekaligus menunjukkan kontribusi dan hasil yang telah dicapai. Dengan demikian, jawaban tidak hanya berfokus pada cerita pengalaman, tetapi juga memperlihatkan peran dan dampak yang diberikan.
Selain kemampuan verbal, juga disampaikan mengenai executive presence, termasuk bagaimana membangun penampilan yang profesional. Peserta diperkenalkan pada pentingnya pemilihan pakaian, grooming, dan alas kaki yang sesuai dengan konteks profesional. Selanjutnya dilaksanakan sesi tanya jawab, di mana peserta menyampaikan pertanyaan selama proses pemaparan materi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya memadukan kemampuan komunikasi yang terstruktur dengan penampilan profesional dalam menghadapi interview.