Enrichment : Soft Skill Mastery 1

Lowongan | 08 Maret 2025 08:00 wib Kegiatan Enrichment yang dilaksanakan pada Sabtu, 8 Maret 2025 dibuka dengan penyampaian sambutan oleh drh. Sukma Kamajaya, M.M selaku Direktur Pengembangan Karir, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni yang mengingatkan betapa pentingnya tema hari ini terkait materi problem solving sehingga diharapkan mahasiswa dan alumni yang telah bergabung dalam sesi hari ini semakin matang dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi seleksi perusahaan dan bergabung dalam perusahaan sebagai karyawan yang agile dan resilience.

Selanjutnya, materi disampaikan oleh ibu Kisti Purwitosari selaku Head of Project Management pada PT Astra International Tbk, yang juga merupakan salah satu alumni IPB yang sudah memiliki pengalaman dalam karir profesional selama 18 tahun. Ibu Kisti juga mengingatkan betapa pentingnya problem solving dipelajari dalam menghadapi berbagai masalah yang akan dihadapi sebagai karyawan dalam suatu perusahaan. Beliau membuka materi dimulai dengan pengenalan problem solving dan decision making serta peran penting keduanya dalam seleksi rekrutmen dan dalam peran sebagai karyawan dalam suatu perusahaan.


Ibu Kisti memaparkan bahwa masalah atau problem merupakan suatu hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam suatu proses. Problem solving artinya menganalisa hambatan tersebut dan menemukan solusi bagi hambatan tersebut sehingga proses kerja dapat kembali normal atau bahkan meningkat. Sehingga, diperlukan decision making untuk menentukan solusi terbaik bagi permasalahan yang dihadapi. Seorang karyawan yang memiliki kedua keterampilan ini mampu beradaptasi dengan baik di tempat kerja mereka, efisien, menjadi pribadi yang unggul, meningkatkan kemampuan beradaptasi dalam berbagai situasi yang terjadi di tempat kerja, memiliki keputusan terbaik dalam decision making, serta memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan yang strategis.


Dalam melakukan problem solving, biasanya kita juga akan menemukan berbagai hambatan yang dapat menjadi penghalang kita dalam memecahkan permasalahan tersebut sehingga, diperlukan adanya proses sistematis dalam melakukan problem solving untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Salah satunya adalah menelusuri penyebab utama masalah. Dalam mengidentifikasi masalah, terdapat berbagai metode yang bisa digunakan untuk mempermudah pemetaan masalah yang ada seperti 2 why’s dan fishbone diagram serta beberapa metode lainnya.


Selain memperkenalkan berbagai metode yang ada, beliau juga menyampaikan bahwa metode-metode tersebut kemudian didukung dengan teknik problem solving dan decision making seperti analytical thinking, brainstorming, dan pareto analysis untuk mendukung problem solving serta, SWOT analysis, decision matrix, dan cost benefit analysis untuk mendukung decision making.


Sehingga, dapat disimpulkan bahwa keterampilan problem solving dan decision making merupakan keterampilan yang sangat penting dan dibutuhkan sebagai individu yang perlu didukung dengan teknik yang tepat dan pendekatan yang sistematis untuk meningkatkan efektivitas solusi dengan secara berkala diasah melalui berbagai latihan dan simulasi dalam meningkatkan keterampilan tersebut.


Sesi ditutup dengan closing statement yang disampaikan oleh bu Kisti di akhir acara sebelum masuk ke dalam sesi latihan FGD yang dilaksanakan melalui breakout room.

Oleh : Karunia Farah Adinia

Berikut materi dari kegiatan di atas :

Dilihat 73 kali
Artikel Terkait
Link