Agriculture Business Development Coordinator

PT. Artemis Kreasi Gemilang
Kota Administrasi Jakarta Selatan, Indonesia
Industri :
Telekomunikasi
Posisi yang dibuka: 1
Total seluruh posisi: 1
Posted : 09 June 2021 00:00 WIB16 hari
Kategori Posisi : Layanan Bisnis
81Pelamar
Sebuah perusahaan startup pertanian sedang mencari Agriculture Business Development Coordinator yang penuh ambisi dan energik untuk membantu Perusahaan menerapkan ide-ide bisnis ke dalam rencana yang dapat ditindaklanjuti serta mengelola pelaksanaannya..
pabila sesuai kualifikasi, silahkan apply pada lowongan ini dengan klik "LAMAR"
Jenjang : Sarjana/S1
Jurusan :
  • Agribisnis
  • AGRICULTURE
  • Teknologi Pertanian
  1. Sarjana fresh graduate (atau memiliki pengalaman kerja 1 tahun) dari jurusan Teknologi Pertanian atau Pertanian atau jurusan terkait dengan Agribisnis.
  2. Mampu membuat perencanaan bisnis, membuat proses kerja serta melakukan manajemen proyek dengan sangat baik.
  3. Mampu mengembangkan dan memelihara hubungan kerja yang efektif dengan pihak-pihak terkait.
  4. Memiliki keterampilan komunikasi yang baik;
  5. Mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang kuat dalam penelitian di bidang Pertanian untuk mendukung pembuatan proses kerja dan manajemen produk.
  6. Terbiasa dan berpengalaman dalam bisnis sayur mayur dan sembako.
  7. Memiliki pengetahuan mengenai kesegaran sayur mayur
  8. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang program komputer untuk bekerja.
  9. Memiliki kendaraan bermotor dan SIM C
Level Masuk : Entry Level
Tipe Kerja : fulltime
Job deskipsi :
  1. Merancang proses bisnis / kerja untuk mengimplementasikan ide bisnis pertanian yang sudah ada.
  2. Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses kerja berjalan lancar.
  3. Mencari dan membina pemasok bahan pangan serta membina relasi yang baik dengan mereka.
  4. Memperbaiki proses bisnis/kerja yang kurang efisien bersama pihak-pihak terkait.
  5. Membangun dan mengelola database (seperti data promo panen, ketersediaan barang dari supplier) sehingga memudahkan penawarkan produk ke pembeli.
  6. Menentukan dan membagi permintaan pembeli kepada pemasok-pemasok berdasarkan faktor kualitas, lokasi, kinerja pemasok dan harga.
  7. Melakukan riset dan berinisiatif untuk mendukung pengelolaan produk pertanian yang efektif.
  8. Memastikan bahwa pemasok dapat memenuhi semua permintaan tepat waktu.
  9. Mempelajari dan membandingkan harga serta kualitas produk pangan kemudian membuat standar mengenai bahan pangan yang layak diterima dari petani dan pembeli.
  10. Melakukan aktivitas-aktivitas lain untuk memastikan kelancaran penanaman, pengelolaan dan penjualan produk pertanian.

Link
Ditulis Oleh F. Damayanti Eni R Dilihat 551 kali